Thursday, August 20, 2015

Orang Produktif vs Orang (Sok) Sibuk

Ada kartun yang dibuat oleh Mas Fikry Fatullah dari YukBisnis.com tentang beda antara orang sibuk dan orang produktif. Asli menohok banget!! Apalagi sebagai freelance sapu jagat alias apa lo mau gue bisa. Sebelas kartun bergambar unik tersebut benar-benar mewakili satu kutub dari kehidupan yang saat ini saya jalani.

Terlalu banyak yang ingin dikerjakan, tidak fokus, merasa serba bisa de-el-el.. ujungnya waktu berantakan namun penghasilan tak juga naik signifikan (cuih!).

Yuk disimak ke-11 perbedaan antara orang produktif dan orang (sok) sibuk :

Ciri orang produktif

1. Misi Hidup
Setiap orang harus punya misi hidup. Mau apa hidup ini diisi. Apa yang ingin dicapai. Esok hari, minggu depan, bulan depan, tua nanti bahkan mati nanti. Orang (sok) sibuk biasanya ingin juga membuat misi hidup. Namun kenyataannya mereka lebih INGIN TERLIHAT mempunyai misi hidup saja. Namun sebenarnya hatinya hampa karena meragukan misi yang telah mereka tulis itu. Apa iya seperti itu?

Berbeda dengan orang produktif. Misi hidup berada di jiwanya. Jadi apapun kegiatan dan ikhtiar yang ia kerjakan semuanya bernafaskan misi hidupnya.

Ini menohok sekali! Seringkali dan berulang, saya membuat misi hidup namun ujungnya hanya berhenti sebagai kata-kata manis penyemangat saja namun tidak membumi ke dalam hati dan berwujud dalam tindakan.

Ciri orang produktif

2. Prioritas Aktivitas
Orang sibuk memang benar-benar sibuk! Ia sukses menjadikan semua hal terlihat sama penting dan harus segera dikerjakan. Tak heran jika daftar prioritasnya banyak berderet hingga berbaris-baris atau bahkan berlembar-lembar.

Beda dengan orang produktif. Mereka mampu memfilter mana yang penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak dan tidak penting-tidak mendesak. Sehingga, prioritas mereka menjadi sedikit dan bisa lebih fokus.

Dan, saya termasuk orang yang (sok) sibuk! Ketika sedang merasa banyak pekerjaan, seringkali semuanya terlihat penting, semuanya harus segera dikerjakan! Alhasil, kedodoran. Dari misalkan lima pekerjaan yang masuk, hanya dua saja yang bisa dikerjakan sempurna.

Huff..

Ciri orang produktif

3. Mental Yesman!
Pada mulanya tidak salah berusaha memenuhi keinginan orang. Termasuk saat bekerja. Semua tawaran yang masuk, tanpa ba-bi-bu, langsung diiyakan saja, "Oke Sip!". Sesaat kemudian masih merasa sanggup mengerjakan semua dengan kekuatan multi tasking dan serba kepepet. Ujungnya tidak maksimal.

Ini juga menjadi hujaman poin ketiga kepada saya pribadi. Saking "bernafsu" ingin memperbesar penghasilan, ujungnya segala macam pekerjaan freelance saya ambil. Untuk sementara sih masih bisa saya handel kualitasnya. Namun, tentu saja waktu pekerjaannya memakan waktu istirahat saya.

Beuh!
Orang produktif tidak cepat mengatakan YES! Ia mampu memandang ke depan tentang prospek dari tawaran pekerjaan yang datang kepadanya. Baginya fokus lebih penting daripada mengutamakan Banyak atau kuantitas.

Beda orang produktif dan orang sibuk

4. Persiapan Matang
Action itu perlu. Bahkan itu kuncinya. Namun, bukan berarti terjun bebas tanpa persiapan. Itu sama saja nekat! Kayak penerjun yang melompat dari pesawat tanpa membawa parasut. Padahal sudah jelas-jelas, tidak akan mungkin ia akan mendarat di Tanah jika tidak menggunakan parasut.

Jangan tergoda untuk langsung action jika tanpa persiapan. Kecuali anda punya nyali segede gaban atau punya nyawa cadangan dan sumber finansial tanpa batas, silahkan saja!

Persiapan tetap perlu agar perjalanan action anda membuahkan hasil dan meminimalisir kegagalan. Jika pun harus gagal, paling tidak ia akan tercatat dan menjadi bahan evaluasi selanjutnya. Buatlah rencana dengan jelas sebelum action.

Ciri orang produktif

5. Rela nge-PHP-in Diri Sendiri
Dalam bahasa gambar di atas, disebutkan kalo orang sibuk itu membuka semua pintu kesempatan yang ada. Abai dengan tujuan yang seharusnya menjadi fokusnya. Akhirnya, ia memang bisa bertemu dan mengetahui jenis-jenis peluang yang ada dan memungkinkan untuk menambah penghasilan.

Namun, tujuan besar yang seharusnya ia dapatkan di akhir menjadi samar. Atau bahkan tidak akan pernah sampai sesuai keinginan dan dalam waktu yang diharapkan. Ia tahu banyak, tapi hanya tahu sebatas kulit saja. Tidak mendalam.

Berbeda dengan orang produktif. Ia mengesampingkan semua godaan peluang yang bakal menjauhkan dirinya dari tujuan semula. Ia tutup semua pintu-pintu yang berkedok kesempatan itu. Karena ia yakin dengan tujuan hidupnya dan ia menghabiskan waktu sepenuhnya untuk focus. Orang seperti ini biasanya akan menjadi sangat sukses di bidangnya.

Saya? (Atau juga sebagian dari anda) sering berada dalam posisi ingin memanfaatkan aneka kesempatan yang terlihat oleh mata. Tak peduli hasilnya kecil dan tentu saja menghabiskan waktu, masih saja kita tergoda untuk mendekatinya. Jadi merasa di PHP-in oleh diri sendiri. Merasa bisa memberikan yang baik namun ternyata tidak.

Ciri orang produktif

6. Sok Sibuk padahal tidak punya waktu
Orang sok sibuk merasa tidak punya waktu lagi. Dan memang kenyataannya seperti itu. Waktunya habis untuk mengerjakan banyak hal, yang ternyata tidak memberikan banyak kebaikan untuk dirinya. Waktunya memang habis namun tanpa pencapaian yang berarti.

Berbeda dengan orang produktif yang berhasil membuat prioritas dan menjadikannya focus dalam beraktivitas. Ia tetap bisa berkontribusi di bidang lain, karena pekerjaannya sudah terpola dan sudah teratur berbentuk daftar To do List.

Orang produktif mampu memanajemen waktu dengan baik. Kapan harus bekerja, kapan harus bersantai, kapan pula harus bersosialisasi. Ia mengendalikan pekerjaan. Bukan tumpukan pekerjaan yang mengendalikan dirinya. Dengan pola seperti ini, orang produktif mudah pula menjadi orang yang berprestasi.

Ciri orang produktif

7. Nggak Punya Waktu
Ade pesan dari meme viral, jika teman mu bilang nggak punya waktu. Berarti ia sedang tidak ada uang alias BOKEK! Karena, kata orang bule : Time is Money. No Time artinya No Money. Orang Palembang mah bilang No Money = Nodong! Halah, malah jadi ngawur.. :D

Orang sok sibuk akan menjadikan waktu sebagai apologi untuk menghindar dari pekerjaan lain yang tidak ia sukai. Sedangkan orang produktif bekerja terpola dengan daftar sktivitas yang telah baku oleh dirinya sendiri.

Ciri orang produktif

8. Multitask vs Focus
Lagi-lagi, kartun ke delapan ini menohok banget ke saya! Freelance sapu jagat, ambil semua. Terjemahan, Ketikan Online, Konten Blog, Desain Grafis, Kartun, Infografis sampe kartun. Hayo ajah. Pernah, menjelang lebaran kemarin, ada klien dari dokter RSMH yang ingin memanfaatkan jasa pengetikan.

Deadline mepet, dianya butuh cepat, sayanya lagi butuh dana buat mudik. Sedangkan THR belum kelihatan hilalnya. Alhasil dua job dikerjakan dalam waktu 3 hari. Begadang deh sama istri. Sampe sahur pun kepaksa dilakuin pukul 2 dinihari lebih cepat.

Ini namanya 'sok' multitasking. Padahal, di saat yang sama, saya juga harus mengerjakan order dari klien tetap. Hmm kebayangkan? Gimana gak enaknya jadi orang sok sibuk yang ngaku-ngaku bisa multitasking?
Kamu jangan ya sayang..

Ciri orang produktif

9. Rajin Balas Email?
Kalo yang ini saya kurang ngerti apa maksudnya. Apa kalo orang sibuk itu masih bisa melakukan pekerjaan membaca dan membalas email dengan segera. Trus kalo orang produktif itu gak punya waktu untuk membalasnya? Toh, bagi pemilik usaha, segera membalas email klien dan membaca invoive buyer kan harus dilakukan segera..

Mungkin lebih elok jika diganti dengan notifikasi Facebook atau Twitter aja. Karena kedua sosmed ini telah identik dengan kondisi mereka yang 'tidak punya' pekerjaan. Pasalnya, orang luar terheran-heran dengan kita. Kok bisa Jakarta (mewakili Indonesia) menjadi kota paling cerewet ditandai dengan jutaan twit yang dihasilkan kota tersebut. Apa mereka nggak ada kerjaan ya?


Ciri orang produktif

10. Karakter itu Menular 
Kalo yang ini belum nohok ke saya. Bisa jadi, kartun di atas maksudnya penyakit sok sibuk bisa nular ke orang lain. Maksudnya ingin mendelegasikan tugas, namun malah menyibukkan orang lain karena perintahnya tidak jelas dan alur kerja yang diberikan pun tidak jelas.

Beda dengan orang produktif. Tahunya pekerjaan beres, waktunya ringkas. Jika perlu bayar, ya-bayar. Nyuruh jangan sekedar nyuruh. Jelaskan jenis pekerjaan, berikan solusi lalu berikan bonus. Biar semangat!

Ciri orang produktif

11. Orang Sibuk Cenderung Omdo
Ya, orang sok sibuk itu cenderung omdo alias omong doang. Aku akan berubah. Aku akan berubah, begini cara yang akan aku tempuh. Aku akan merubah nasibku jika...

Kebanyakan orang sok sibuk seperti itu. Kebanyakan pengen namun cuma omdo. Beda dengan orang produktif. Begitu menemukan momen untuk berubah, ia langsung berubah. Tak perlu deklarasi ke sana- kemari, sampai menulis panjang di wall Facebook segala.

Nah, demikian 11 perbedaan orang produktif dan orang (sok) sibuk versi yukbisnis.com. Anda setuju? Atau malah punya poin menarik lainnya? Silakan berkomentar di bawah.

Salam! (*)</

2 comments:

  1. hemmmm,,,gambarnya sangat kreatif...

    ReplyDelete
  2. read read and read ,,,,
    hahaha bagus bangett nihh guys

    ReplyDelete