Thursday, August 4, 2016

Bangganya ber-Ethica, Fashion Muslim Untuk Keluarga Dengan Kualitas Butik


Orang Indonesia boleh berbangga. Saat ini, untuk urusan perkembangan mode (fashion) di tanah air - khususnya fashion muslim, sedang berada di puncak-puncaknya. Berbagai model busana muslim berhasil dibuat oleh tangan-tangan dingin desainer asli nusantara ini.

Belum lagi, pergelaran busana (fashion week) di luar negeri yang diadakan oleh para desainer ini telah membuka mata dunia tentang pesatnya laju fashion muslim di Indonesia. Tak jarang para pengunjung pameran, memborong pakaian yang dipamerkan, meskipun sebagian dari mereka ternyata berasal dari kalangan non muslim.

Hal ini menunjukkan jika busana muslim itu sendiri sifatnya univesal, bisa dipakai oleh setiap orang dari semua kalangan. Tidak salah jika fenomena ini yang dapat disebut sebagai konsep Rahmatan lil alamin.

Meskipun Kementerian Perindustrian menyebut Indonesia bakal menjadi kiblat fashion busana muslim dunia pada tahun 2020 mendatang [1], namun kalangan perancang busana muslim - salah satunya diwakili oleh desainer Reni Hatta [2] menyebut, justru saat ini Indonesia telah menjadi kiblat fashion busana muslim dunia.  

Terlepas dari benar atau tidak klaim tersebut di atas, namun secara de facto saat ini, kita di Indonesia sangat dimanjakan dengan banyaknya pilihan busana muslim yang ada di pasaran. Hal ini dimungkinkan dengan tingginya kesadaran religiusitas para muslimah untuk menutup auratnya, namun tetap ingin tampil menarik, modis dan sopan.

Tingginya kesadaran tersebut diiringi pula dengan kekayaan khasanah budaya tanah air yang mampu ditangkap oleh para desainer untuk berkreasi dengan nuansa etnik yang kental.

Dan menariknya, kesadaran untuk menutup aurat itu sendiri, tidak hanya dimonopoli oleh orang dewasa saja - dalam hal ini ibu-ibu. Melainkan kalangan remaja muslimah pun punya selera sendiri. Tentu saja genre yang dibawa pun ingin yang simpel, anti ribet, enak diajak aktivitasan di luar ruang dan sebagainya.

Secara tidak langsung, 'syiar' yang dilakukan oleh para perancang busana muslim ini telah mendekatkan para muslimah - khususnya para remaja yang tengah mencari jati diri, kepada nilai-nilai dan ajaran Islam. Apalagi, menutup aurat adalah kewajiban seorang muslimah.

Tentu saja, kewajiban syariat tersebut mampu diterjemahkan dengan manis oleh para desainer busana muslim. Sehingga dalil tentang kewajiban tersebut, dapat disampaikan dengan cara yang menarik, tidak menggurui apalagi men-judge dan tentunya bisa dipraktekkan langsung. Salah satunya fashion muslim berlabel Ethica.  
* * *
 

Pernah dengar istilah "Samaan yuuk..."?

Kalau saya sih sering baca istilah itu dari caption seorang selebgram bernama Ria Ricis, yang ngajak-ngajak followernya samaan dengan produk yang ia endorse, begitu.

Nah, terlepas dari niatan endorsing produk di belakangnya, biasanya sebutan tersebut juga menjadi idiom percakapan. Utamanya jika sudah menyangkut masalah pakaian serta aksesorisnya. Entah itu pasal warna baju, model bajunya, aksesoris yang melingkar di leher, sepatu, atau apapun itu. Sama tapi tak serupa. Sama warna dominannya, namun berbeda dengan jenis potongan pakaian serta tren mode yang digunakan.

Begitu juga dengan pasangan muda yang baru menikah, yang berniat menghadiri undangan walimahan ataupun pesta perayaan lainnya, mereka pun ingin tampil gaya dan senada dalam hal berpakaian dan aksesoris pelengkapnya. Maka muncullah istilah baju couple, berpasangan.

Sudah menikah dan punya anak? Masak sih bela-belain harus pakai seragam couple tapi pakaian anak sndiri terlupakan, jadinya warna-warni alias nggak senada dengan seragam orangtuanya?

Aneh khan ya.. 

Makanya, ada kemudian istilah seragam sarimbit atau baju keluarga. Yakni setelan baju yang senada, antara ayah, ibu dan anak-anaknya ketika menghadiri momen penting ataupun acara keluarga dan perayaan lainnya. Disebut senada, baik dari segi warna, model maupun coraknya.

Sarimbit atau seragam keluarga, dulunya identik sekali dengan baju batik. Namun, seiring dengan trend fashion muslim, baju sarimbit sekarang sudah sering dipadupadankan dengan aneka motif pakaian non-batik.

Bisa berbahan polos, bermotif ataupun bisa kombinasi motif dan polos. Selain itu, para desainer juga mulai berinovasi untuk meraciknya dengan motif kontemporer, motif etnik dan lainnya. Sesuai selera dan kebutuhan acara yang akan dihadiri.

Biasanya sih, baju seragam keluarga ini, dibuatkan rame-rame ke salah satu penjahit. Istilahnya diupahkan. Bisa keluarga inti saja atau malah keluarga besar sekaligus. Keuntungan dari cara ini, ukuran pakaian jadi nantinya akan sesuai dengan postur tubuh. Dan juga bisa lebih sesuai dengan selera.

Namun menggunakan jasa penjahit secara langsung bukannya tanpa permasalahan. Terutama jika waktunya mepet dan budget untuk diupahkan menjahit biasanya jadi lebih mahal - karena lebih personal. Lalu apa solusinya? Tentu saja membeli pakaian jadi.


Sayangnya, untuk membeli pakaian jadi secara 'kodian' di pasar ataupun supermarket ada resikonya. Belum tentu kualitasnya bagus. Dan bisa jadi pula belum tentu sesuai selera, baik dalam hal corak, motif maupun warnanya.

Nah, jawabannya tentu saja pilih produsen pakaian jadi yang berkualitas butik, mempunyai banyak pilihan serta yang jelas harganya terjangkau. Emang ada? Ada! coba lihat koleksi milik Ethica Fashion.

Eh, apa sih Ethica Fashion itu?
Dikutip dari laman websitenya, Ethica adalah sebuah brand pakaian anak – remaja yang mengusung ‘Spiritualitas Islam yang Mencerahkan’ melalui kekuatan warna, variasi motif, desain simpel, dan matching yang terdiri atas paduan kain kaos terpilih dan kain katun berkualitas.


FYI, Ethica merupakan re-Brand dari SALSAKIDS (2007), dan SALSA CLOTHING (2010) yang disempurnakan menjadi lebih matang, kuat, unik dan berkarakter. Jalan panjang kurang lebih 6 hingga 9 tahun tersebut telah menjadikan label Ethica menjadi kuat dalam hal inovasi dan pengembangan produknya.

Untuk pakaian Anak, Ethica memadukan kreatifitas desain dan kekuatan warna kain dari bahan kaos, katun yang menjadikan anak-anak semakin percaya diri dalam beraktifitas. Warna-warna cerah akan membantu anak untuk menjaga semangat eksplorasinya.

Khusus untuk lini pakaian anak, Ethica memberikan beberapa model, yakni OSK (gamis two pieces), ORK (gamis one piece), RSK (setelan rok anak), setelan Koko Anak, dan lainnya.

Sebagai orangtua, tentu kita ingin memilihkan pakaian yang nyaman untuk anak-anak. Patokannya adalah nyaman dikenakan, ringan, menyerap keringat sehingga tidak mudah terjadi iritasi. Mengingat, usia anak adalah usia yang penuh dengan aktifitas. Dan yang paling penting, anak juga tidak risih mengenakannya.

Sedangkan untuk Remaja, Ethica menggabungkan gaya fashion matching, simple, cerah dan casual sehingga para remaja bisa tetap modis dan tampil percaya diri. Selain itu juga tetap nyaman dipakai.

Beberapa produk untuk segmen ini, Ethica menyediakan beberapa model, yakni model : ST (setelan rok remaja), GCT (gamis Ethica bahan kaos), GM (gamis Ethica bahan katun), Koko Remaja, dan lainnya.  

Maka tak heran, jika produknya yang semula menyasar anak dan remaja hijabers, kini juga hadir dengan produk untuk keluarga melalui lini Hafa alias Happy Family.

Sebagai pemain yang sudah banyak menelurkan beragam ide desain dalam perkembangan fashion muslim di tanah air, Ethica Fashion tentu paham benar bagaimana menghasilkan produk yang berkualitas, nyaman dipakai dan senantias up-to-date.

Fakta ini juga semakin menujukkan tentang keseriusan label Ethica untuk lebih menebarkan spirit siar keislaman melalui pakaian muslim penutup aurat, seperti visi mereka yang ditulis di atas Spiritualitas Islam yang Mencerahkan.  
Sesuai dengan namanya, lini baru yang diperkenalkan oleh Ethica Fashion, yakni Hafa berarti Happy Family. Keluarga yang bahagia, keluarga yang hangat dan ceria. Hafa series merupakan produk sarimbit yang cocok menemani hari spesial untuk keluarga. Dengan mengikuti trend fashion muslim yang ekslusif, Hafa akan membuat keluarga menjadi sangat istimewa.

Saat ini ada sekitar 26-an desain Hafa Series yang telah meluncur. Jumlah ini dipastikan akan bertambah mengingat pasar fashion muslim Sarimbit belum sepadat untuk segmen anak-anak dan remaja.

Nah gimana, udah paham kan dengan tren fashion muslim yang ditawarkan oleh Ethica?

Inilah 5 Alasan memilih Busana Muslim Ethica

Lantas, mungkin timbul pertanyaan. Apa sih keunggulan dari produk Ethica ini? Nah, ternyata keseriusan Ethica di segmen baju muslim ini, membuatnya memiliki keunggulan tersendiri. Di antaranya :

1. Garansinya kualitas butik! 

Karena, baju muslim Ethica dibuat dari bahan yang awet atau tidak mudah sobek. Terus, jahitannya rapi dan kuat. Untuk urusan warna tidak mudah luntur atau pudar. Potongan baju juga lebih pas dengan tubuh karena dikerjakan dengan ukuran yang tepat.

2. Baju Anaknya Bagus-Bagus
Ethica juga menjamin, busana muslim anak Ethica dibuat dengan memadukan kreatifitas design dan kekuatan warna kain dari bahan kaos katun yang menjadikan anak-anak semakin percaya diri dalam beraktifitas keseharian.

Lihat saja, beberapa contoh model bahu Ethica yang ada dalam foto di atas. Imut, menggemaskan dan juga keren serta elegan. Desainer Ethica berhasil menciptakan motif yang indah-indah juga gambar yang sedap dipandang mata. Menjadikan anak-anak juga semakin ceria dan cantik.

3. Busana Remajanya Meet-Match
Sedangkan untuk Remaja, Ethica menggabungkan gaya fashion meet-match, simple, cerah dan casual sehingga para remaja bisa tetap modis dan percaya diri. Senantiasa terlihat cerah namun tetap teduh. Baik dalam suasana formal maupun aktivitas luar rumah non-formal.

4. Bermerek Namun Tetap Terjangkau 

Bermerek tak harus mahal. Kualitas tak selalu harus dihargai mahal. Yang penting tentu saja bahan yang digunakan berkualitas dan nyaman di pakai. Dari kombinasi inilah, baju merek Ethica tetap terjangkau harganya. Branded gak mesti mahal khan ?

Lagi pula, selain kepentingan tampilan (estetik), alasan utama kita membeli baju adalah dalam rangka mendapatkan manfaat darinya. Terus terang, tidak ada gunanya membeli baju mahal namun tidak nyaman dipakai. Jika sudah tidak nyaman, alamat baju tersebut akan lebih sering tersimpan di dalam lemari.Nggak mau kayak gitu kan?

5. Banyak Pesohor yang Pakai Ethica
Meski Ethica baru beberapa tahun terakhir mulai melebarkan pasarnya secara serius, nyatanya brand Ethica sudah banyak dipakai oleh pesohor muslimah di beberapa sinetron. Mau tahu? Oke deh, beberapa di antaranya seperti di sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”, “Catatan Hati Seorang Istri” dan “Jilbab in Love”!

Wah keren banget ya, nggak nyesel deh kalau bisa menggunakan Ethica ini. Bangganya ber-Ethica, fashion muslim dengan kualitas butik! Jadi bakal semakin pede tuh memakai produk keluaran Ethica .
Buat yang masih penasaran seperti apa produk Fashion Muslim dari Ethica itu, bisa langsung mampir ke websitenya di sini :
Demikian, semoga bermanfaat! (*)


Referensi :

[1] http://www.icmi.or.id/blog/2015/07/kemenperin-indonesia-2020-jadi-kiblat-fashion-muslim 
[2] http://www.dream.co.id/lifestyle/model-busana-muslim-indonesia-lebih-banyak-pilihan-160321o.html


  

21 comments:

  1. Edun eui, tulisannya bagus, ilustrasinya keren!

    Btw, koleksi Ethica boleh jadi sangat lengkap. Dan bisa jadi terobosan khususnya yg seragam utk keluarga itu.

    Yg pasti awas kompetitor yg senantiasa meniru & mengekor. Kuncinya, tetap inovasi sih.

    Ntar kalo gue merit, mau dong dikasih kado ini. Hehe..
    *ngarep

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Kalo saya juga mas kalo dikasih gratis. Apalagi kalo dikasih seragam serimbit yg satu set utk empat beranak..

      Salam

      Delete
  2. Gw sih br denger merek Ethica. Tp dr gambarnya, bagus2 jg model & desainnya. Kekinian, kata anak skrg.

    Sukses deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak udah mampir. Emang sih, saya juga baru tau merek ini. Tapi dilihat dari sejarahnya, cukup lama juga,

      Salam kenal!

      Delete
  3. Atos mas, desainnya. Jos Gandoz!
    Melu menang wae hehe..

    Komen tentang busana muslim, memang Indonesia dah layak tak sebut sbg kiblatnya. Byk sekali desain yang eye-catching. Semoga Ethica bisa terus berinovasi dan besar di pasar Indonesia, amin!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada Mas Nugroho. Makasih dukungannya mas.
      Iya mas, secara individu, orang Indonesia itu kreatif-kreatif. Asalkan diberi peluang dan mampu lewati tantangan, pasti sukses!

      Meski bukan pengamat mode dan busana, namun saya liat desain Ethica memang unik dan cerah. Pas banget dikenakan oleh mereka yang berjiwa aktif dan dinamis.

      Delete
  4. Menarik sekali bahasannya.
    Desain busana memang tidak akan surut. Asalkan Ethica mampu menjaga diferensiasi dengan kompetitor.

    Jaga kualitas dan jaga harga. Itu saja, menurut saya..
    Good Luck Pakde!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip!
      Izin quotenya om, "Jaga Kualitas - Jaga Harga".

      Di mana-mana, menjadi tanggung jawab semua merek untuk menjaga diferensiasi dan senantiasa terus berinovasi.

      Thanks Bang.

      Delete
  5. Warbyazah! Ikutan lomba lagi pakde? Hehe..
    Smg menang deh. Udah layak jd juara ni artikel.

    Sy jg br ngeh dgn merek Ethica ini. Yg sy liat dr konsep desain busananya, terasa kekinian, modis en tetep enak diliat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trims Bam's, sudah berkunjung ke blog kami.

      Delete
  6. Good Luck Pakde! Layak jadi endorse nih, hehe..
    Aku suka gambar2nya. pas banget dengan merek.

    Sukses aja ya.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak Dessi.
      Istri saya juga senang dengan model dan pilihan2 warnanya.

      Delete
  7. Replies
    1. Relatif sih Gan.
      Yg pasti ada rupa ada harga.
      Ada kemauan, ada jalan (halah, apa coba) ...

      Trims dah berkunjung.

      Delete
  8. Koleksinya canti-cantik.
    Saya suka..

    Saya mau satu ya pakde kalo menang. \\xixi

    ReplyDelete
  9. selamat ya, tulisannya keren. pantas kalo jadi pemenang. sy mau ikutan belajar nulis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas.
      Saya juga masih belajar untuk konsisten menulis

      Delete
  10. Ilustrasinya bagus. Selamat ya mas. Jadi pemenang :)

    ReplyDelete
  11. Replies
    1. Terima kasih banyak mas Ardi atas apresiasinya..

      Delete