Monday, October 3, 2016

Kaya itu Sederhana


Kata temen, kaya itu bukan punya harta yang banyak. Dan, kaya juga bukan selalu gonta-ganti barang dengan keluaran terbaru, makan di tempat yang nge-hits, atau menggunakan gadget kekinian. Bukan.

Kaya itu sederhana. Saat diri merasa cukup dan tidak punya hutang. Itu.

Fiuhh..
Saya nggak merasa kaya. Dan kenyataannya memang seperti itu. Beberapa barang yang ada di rumah pun masih std saja alias standar-standar saja seperti kebanyakan orang. Hutang? Ada, di koperasi yang musti dibayar sekitar 1 jutaan per bulannya. Sisa hutang di tahun lalu.

Selebihnya, saya bersyukur masih bisa hidup dengan aman, damai, tentram. Paling-paling, saya merasa 'agak kaya' karena mampu membeli barang secara tunai, tanpa kredit. Bagi saya itu tentu saja luar biasa.

Di tengah kehidupan serba konsumtif dan gempuran pariwara yang menggoda, adalah berat untuk bertahan dalam mendapatkan barang kebutuhan dan barang keinginan tanpa mengkredit.

Beberapa barang di rumah sejak beberapa bulan terakhir bisa saya beli dengan tunai. Mulai dari mesin jahit portabel Janome, Laptop Lenovo, TV LED Sharp 32", Mesin Cuci Sharp dan yang baru-baru ini bisa dibeli sepatu joging idaman bermerek Fila.



Ya memang, beberapa barang masuk dalam kategori Home appliance. Karena barang yang lama sudah rusak. Wajar sih, karena sudah 9 tahun umurnya. Jadi berhubung sudah rusak, ya diganti. Dan, alhamdulillah bi idznillah semua ada rezekinya.

Maaf bukan mau pamer, tapi sekedar mencatat. Bahwa, ternyata jika hanya soal membeli barang, bisa dilakukan dengan tunai tanpa harus mengkredit. Kuncinya bersabar, rajin menabung dan kerja keras.

Soal targetan, saat ini saya sedang melaksanakan targetan saya. Yakni bagaimana bisa membeli mobil dan membangun rumah tanpa kredit ataupun pinjaman bank. Doakan ya..

Biar saya nanti bagi pengalamannya.
Salam.

0 comments:

Post a Comment