Tuesday, November 1, 2016

Ingin Memulai Usaha Kuliner? Inilah Rahasianya..


 
Wahai pemuda,
Letakkan tongkat narsis, singsingkan lengan baju.
Simpan kamera aksimu, Lupakan sejenak lini massa mu hari ini
Buka buku, siapkan pena. Segera tulis apa rencanamu, dan buatlah sejarah.

 
Tidakkah engkau mengingat, saat para pemuda tahun 1928 telah meninggalkan kesenangan sementara untuk kebaikan bangsa. 

Buka kembali buku sejarahmu, dan engkau akan saksikan betapa mereka rela menempuh jarak ribuan kilometer menggunakan kapal laut, melintas banyak pulau dan luasnya samudra, hanya untuk menghadiri kongres kepemudaan. 

Demi bangsa, demi nasionalisme yang senantiasa menggemuruh di dalam dada!

Ibu Pertiwi Memanggil!


Ugh, mungkin sub judul di atas terasa klise ya. Tapi bener loh Sob. Saat ini, Ibu Pertiwi sedang memanggil kita. Iya, saya dan kamu! Nggak bohong deh. Ibu Pertiwi menghendaki banyak anak muda seperti kita-kita ini untuk menjadi enterpreneur. 

Mengapa Enterpreneur? Pokoknya jangan jadi pegawai. Karena APBN negara lagi sekarang lagi bokek. Haha.. itu jawaban ngawur Bray. Walaupun mungkin ada benernya - sedikit.

Jawabannya, karena kita saat ini harus mengejar ketertinggalan dari segi kuota jumlah enterpreneur. Agar dapat meningkatkan roda perekonomian dan ujung hilirnya, mampu membantu negara untuk meningkatkan kesejahteraan para penduduknya.

Ini bukan pepesan kosong loh, Bro. Simak kata mas David McClelland, (elo tau orang ini? Dia seorang sosiolog beken dari Amerika Serikat). Ujarnya :

 
Lalu bagaimana dengan Indonesia sendiri? Berapa jumlah enterprerneurnya? Menurut buku Status Karyawan Sukses Jadi Juragan karangan Amir Hamzah (2013), disebutkan jika jumlah wirausahawan di tanah air masih jauh dari cukup. Hanya 1,56% saja dari seluruh jumlah total penduduknya. Selengkapnya bisa dilihat pada infografis di bawah ini :

Perkiraan kebutuhan wirausahawan per tahun 2013

Susah-Susah-Gampang Membuka Usaha


Yap, saya lebih suka meletakkan kata "susah" di awal sub judul di atas. Dua kali pula, baru kemudian kata "gampang". Susah-susah-gampang. Mengapa? Karena nyatanya membuka usaha itu susah. Menjalankannya jauh lebih susah. Namun, jika sudah berjalan dan tahu caranya, ya jadi gampang. Malah bakalan bikin nagih ingin buka lagi.

Okelah, menurut saya, usaha yang tidak mengenal kata mati, dan tidak mengikuti turun-naik tren adalah usaha kuliner. Usaha ini awet, laten sepanjang masa. Kecuali sepi pembeli karena salah pilih tempat! Hehe..

Nah, jika ingin belajar tentang usaha kuliner, ini ada sahabat saya namanya Sri Dody Lesmana. Ia baru saja membuka usahanya yang kedua. Namanya Warung Ayam Gepal (Gepreks Palembang). Yakni, ayam suir-suir lalu ditumbuk (gepreks) setengah halus dan dicampur dengan bumbu khas.

Sebelumnya, ia juga sudah membuka Kedai Pempek Faras di Yogyakarta. Alhamdulillah, usaha pempeknya tetap jalan dan sudah dikelola oleh orang kepercayaannya. Malah, sekarang sudah ada dua cabang di kota pelajar tersebut.

Warung Ayam Gepal teman saya ini terletak  di kawasan Jl Demang Lebar Daun Palembang. Sudah berjalan satu bulan. Meski jam bukanya sore hingga malam, yakni pukul 17.00 - 23.00 WIB. Namun, dapat dipastikan warungnya selalu ramai di waktu-waktu tersebut.

Kuncinya, ia gencar berpromo di sosial media, grup pesan instan dan lainnya. Apalagi, ia pun tak segan-segan memberikan diskon kepada pengunjung yang bersedia meng-upload di layanan foto Instagram, saat makan di warung tersebut.

Saya pun dengan suka cita membantunya membuatkan logo dan merek untuk branding Ayam Gepalnya itu.

Ayam Gepreks di Palembang
Logo Ayam Gepal (Dok pribadi)

Tips Memulai Usaha Kuliner

Nah, melalui tulisan ini saya akan membagikan tips-tips Dody dalam membangun usaha di bidang kuliner. Menurutnya, membuka usaha kuliner itu, prinsipnya sama saja dengan membuka usaha dalam bentuk lain. Namun, beberapa di antaranya ada yang khusus. Seperti soal resep, lokasi usaha dan konsep yang ditawarkan.

Ya udah, langsung disimak aja, tips usaha kuliner ala juragan Ayam Gepreks Palembang ini.


Tips Usaha Kuliner

Usaha kuliner adalah usaha yang abadi. Selama ada manusia, maka akan ada kebutuhan akan makan. Namun demikian, seperti juga pada jenis usaha lainnya, selalu diperlukan pembeda antara yang satu dengan yang lain, agar tidak terjebak sebagai barang komoditas.

Ayam Gepal ini menyasar anak-anak muda yang hobi nongkrong maupun keluarga kecil yang sedang mencari tempat makan terjangkau. Inilah target pasar dari Ayam Gepal. Makanya, untuk urusan branding, harus digarap serius.

Konsep yang ditawarkan semacam cafe tenda. Sehingga, suasananya lebih terbuka dan santai. Dan tentu saja tetap asik! Belum lagi ide untuk menghadirkan banner besar di belakang tempat makan, yang memungkinkan setiap pengunjung dapat ber-selfie ria. Apalagi background brand Ayam Gepreks dibuat dengan warna yang ceria. Dijamin bakal hits di media sosial.

Tips Usaha Kuliner


Namanya juga usaha. Perlu diversifikasi dengan produk lainnya. Untuk yang ini, ia mengaku jika apa yang dilakukannya adalah ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi-red) dari usaha serupa di Yogya.

Sebelum membuka, ia melakukan survey dahulu, apakah ada yang membuka usaha ayam gepal di Palembang. Ada memang, tapi kualitasnya jauh dari sempurna. Baik dari rasa, maupun kemasannya. Apalagi soal harga. "Masak, seporsi kecil saja harganya Rp 19.000. Belum lagi soal rasanya, terlalu biasa", ujar Dodi kepada saya, waktu itu.

Maka tak menunggu lama, ia segera mewujudkan keinginannya. Menu Ayam Gepreks ia jadikan sebagai menu andalan. Ia buat beberapa variasi tingkat kepedasannya. Dari level 1 hingga level sepuasnya. Pesan pedas sendiri. Entah, apa bumbunya, saya lupa untuk menanyakannya.

Dan tentu saja, menunya tidak hanya itu.Melengkapi cita rasa lokal, ia menambahkan menu Mie Celor khas Sumatera Selatan. Selain itu ada es kacang merah, teh tarik dan lainnya. Pokoknya komplit!

Tips Usaha Kuliner


Harga memang sensitif bagi konsumen. Untuk itulah ia berusaha menekan harga agar bisa tetap terjangkau. Menu ayam gepreks sendiri dibandrol mulai dari Rp.10.000 saja. Bahkan, saat saya mengajak istri dan dua anak saya makan di sana, tidak sampai merogoh kantong dalam-dalam. Cuma Gobanan lebih dikit.

Me and my daughter at Warung Ayam Gepal

Sangat murah. Meski demikian, soal rasanya tetap terjaga. Strategi harga ia tetapkan sedemikian agar pengunjung yang datang merasa terkesan serta akan datang lagi dan lagi di kemudian hari.

Tips Usaha Kuliner


Sebagian besar para calon usahawan akan mundur saat sudah sampai pada bab ini : MODAL.

Yah, mau bagaimana lagi, usaha ya tentu saja harus punya modal. Meski sebagian menghibur, bahwa modal tidak hanya uang. Namun, tetap saja uang itu penting untuk memulai usaha.

Solusinya?
Cari mitra yang bisa kita gandeng untuk membuka usaha. Kuncinya, kita mampu memberikan penawaran yang detail dan ROI (Return of Investment) yang terukur. Bukan asal ngomong doang lalu di-PHP-in begitu saja.

Kembali ke teman saya tadi. Untuk usaha pertama di bidang pempek, memang ia mengeluarkan uang sendiri. Tabungan uang selama ia bekerja, mulai diberdayakan. Bahkan, rumah pun turut ia jual. Meskipun, 100% tidak dipakai untuk modal, tapi untuk keperluan yang lain.

(Sumber Foto: Kontan/ Olah Grafis: Pakdezaki)

Nah, untuk usaha yang kedua ini, ia lebih humble. Ia memilih untuk menggandeng mitra, daripada berjibaku dan berdarah-darah sendiri.

Ia sudah punya dua mitra yang tertarik dan bersedia patungan untuk membuka usaha. Yang pertama berhasil membuka cabang di kawasan Demang Lebar Daun. Yang satu, masih tahap persiapan di daerah Plaju.

Kuncinya, adalah pertemanan.

Oya, satu hal terkait dengan modal ini. Ia sangat tidak menganjurkan untuk meminjam uang sebagai modal bagi usahawan pemula. Apalagi, pinjaman ribawi berbunga tinggi. Lebih baik jika dimulai dengan ikut orang dahulu, bekerja sambil belajar sembari berdisiplin untuk menabung.  

Tips Usaha Kuliner


Bagian yang tak kalah penting, apalagi untuk usaha kuliner ini adalah ketersediaan bahan baku. Untuk usaha yang baru dirintis, mungkin jumlah stok bahan baku yang dibutuhkan belumlah banyak. Kamu masih bisa mencari sendiri pedagang di pasar.Lambat laun, kita akan mendapatkan tempat yang menjual bahan baku lebih murah.

Jika pelanggan semakin banyak, maka kita sudah harus siap untuk mencari supplier yang selain menawarkan harga lebih murah, juga menawarkan layanan antar ke alamat sesuai dengan jadwal yang kita minta.

Apalagi di era internet seperti sekarang ini, kebutuhan akan bahan baku dan peralatan saat kamu membuka usaha, bisa dengan mudah kamu dapatkan. Kamu tinggal mengunjungi situs Ralali B2B Marketplace yang beralamat di ralali.com.

Situs ini merupakan salah satu situs B2B (Business to Business) yang sangat membantu sekali para pelaku usaha untuk bisa saling berinteraksi dan mendapatkan apa yang dibutuhkan.

Tips Usaha Kuliner


Dan yang ini super penting! Ingat masa sekolah dulu, PMP = Posisi (saat ulangan) Menentukan Prestasi. Hehe..

Nah, di dunia usaha, ini juga berlaku. Tempat akan menentukan keberhasilan usaha kita di masa yang akan datang. Jadi jangan heran, jika di simpang tiga, simpang empat atau simpang berjumlah banyak lainnya, akan banyak berdiri rumah makan. Mulai dari Rumah Makan Padang, Warteg Kaki Lima hingga restoran fast food. Karena, di tempat itu biasanya ramai orang lalu lalang. Dan akan mudah bagi orang untuk mencari makan jika terletak di tempat yang ramai.

Tips Usaha Kuliner


Jika semuanya sudah siap, selanjutnya adalah tinggal running usaha. Jangan lupa berpromosi. Mulai dari cara tradisional yakni MLM (Marketing Lewat Mulut, hehe..), makan gratis hingga promo lewat media sosial.

Seperti yang dilakukan oleh teman saya ini, dia sangat massif memanfaatkan keberadaan media sosial, grup BBM dan Whatsapp. Hasilnya sungguh luar biasa. Selain murah, promo di media sosial juga lebih tepat sasaran. Karena kita bisa menarget sasaran pelanggan yang diinginkan.

Selain itu, ia pun tak sungkan berbagi bagi mereka pada waktu-waktu tertentu. Seperti bagi mereka yang puasa Senin-Kamis, yang menghafal surat-surat pilihan dan tentu saja demi mendapatkan keberkahan ia pun tak keberatan menyisihkan sebagian dari keuntungannya kepada para dhuafa dan anak yatim. "Biar berkah, jangan lupa berbagi", ujarnya.

Contoh materi promo unik dari Ayam Gepal

Fiuhh..

Ternyata panjang juga persiapan untuk memulai usaha ya. Tapi memang untuk mewujudkan cita-cita besar, maka persiapan pun tidak bisa biasa-biasa. Namun di atas itu semua, tentu saja keberanian untuk memulai.

Ralali B2B Marketplace

Tadi sedikit saya sebutkan tentang Ralali, sebuah marketplace terbaik untuk membantu usaha yang kita bangun. Sekarang mari kita lihat, apa saja yang ada di dalam website bercorak khas warna kuning emas ini. Sebagai contoh, jika kita ingin mendapatkan bahan baku untuk membuka usaha kuliner tadi.


Sebelumnya silahkan anda register dulu, lalu kunjungi laman ralali.com, maka anda akan menjumpai halaman Home yang clean dan bersih. Di sini anda bisa langsung menjelajah isi toko raksasa ini melalui Menu yang ada di sebelah kiri. Atau bisa juga langsung mencarinya di kotak pencarian (Search) yang ada di deretan paling atas.

Usaha Kuliner Ayam Gepreks Palembang
Alur pemesanan di Ralali.com
Sebagai contoh,  untuk mencari usaha kuliner, bisa dicari di bagian Food & Beverage. Di sana kamu akan menemukan beberapa pilihan item yang bisa ditelusuri.

Misalkan, untuk kebutuhan Minyak Goreng, kamu bisa mengklik pilihan yang ada. Nah, di halaman tersebut akan ditampilkan informasi mengenai harga grosiran, minimal pembelian dan setelah itu silakan klik tombol Contact Seller. 
  

Selanjutnya, silahkan ditulis kebutuhan anda, lalu tinggal menunggu konfirmasi dari penjual.


Nah, ternyata mudah bukan? Kehadiran Ralali ini sangat membantu bagi kita-kita yang ingin memulai usaha. Yuk penuhi panggilan Ibu Pertiwi di atas dengan menjadi wirausahawan muda!

Selamat berkreasi.. (*) 

Referensi :
1. Buku Status Karyawan Sukses Jadi Juragan karangan Amir Hamzah (2013) terbitan Transmedia
2. Tabloid KONTAN




23 comments:

  1. Ah, tulisan di blog ini selalu bagus.
    Aku catet dulu poin-poinnya ya, siapa tau ntar kepikiran buat usaha makanan juga.

    Trims pakde!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trims Mas Samsul atas apresiasinya.
      Silahkan-silahkan.. :D

      Biar pahala teman saya bertambah.

      Delete
    2. Oiya, itu infografisnya dibikin pake apa ya? Photoshop atau AI?

      Delete
    3. Saya Pake Corel Draw Mas. Tapi setelah diexport, diatur kontrasnya di Photoshop.

      Delete
  2. Makasih Pakde.
    Udah lama nyari-nyari cara buka usaha makanan.
    Keknya ide usaha kuliner berbentuk cafe tenda asyik juga ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Mbak Dessi!

      Saya juga kepengen nantinya membuka usaha kuliner, mudah-mudahan ada jodohnya. :D

      Delete
  3. Izin share pakde.. :)
    Sayang kalau tidak dibaca oleh orang banyak..

    Kunjungi ya : www.belanjabijak.web.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan dishare, Mas Admin

      Senang bisa berbagi dan bermanfaat untuk orang banyak.

      Delete
  4. Mantaps Gan! Hehe..
    Lanjutkan, mudah-mudahan menang!

    Eh, ini utk ikut lomba kan?? Didoain menang lagi, amin-amin 3x!
    hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih om.
      Terima kasih atas doanya, mudah2an ada rezekinya.., Amin!
      :D

      Delete
  5. Replies
    1. Wahh.. ada bu Guru Mei,
      Makasih kunjungannya dan doanya.
      Sukses juga untuk Ibu Guru..

      Delete
    2. Wahaaaa aku dipanggil bu guru, jadi gak enak wkwkwkkw
      Iya emang keren kok artikelnya lengkap karena ada fakta serta opininya.
      Moga menang ya

      Delete
    3. Amiin...!, makasih dah didoakan menang.
      Itu lagi mood nulis nih Mei, mudah2an aja bisa menginspirasi banyak orang nih.

      Delete
  6. Mantap Pan! Bagus nian..
    Gek ajari kakak ngeblog jugo ye.

    Hehe..

    ReplyDelete
  7. Siap kak Yudi.
    Dateng be ke rumah. :D

    ReplyDelete
  8. super komplit Pakde ulasan buka usahanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak Dewanti. Semoga bisa membantu bagi mereka yang ingin memulasi usaha sejak muda.

      Delete
  9. Wih, geprek Palembang beda ya mas sama geprek biasa. Jadi penasaran nih, btw logonya kereeen banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, dicoba aja dulu dateng ke Warung Ayam Gepreks Palembang punya teman saya ini.

      Delete
  10. Pengen bgt nih punya usaha sendiri, tks infonya Pakde

    ReplyDelete
  11. Buat Yang Hobi Bermain Monopoly Online
    Buruan Gabung Bersama Kami Di Web : Indomonopoly http://bit.ly/2c8G2QW
    Situs Judi Online Terbaik dan Terpecaya di Indonesia
    Gabung Sekarang Juga Dan Dapatkan Jutaan Rupiah Setiap Harinya Di Indomonopoly
    Apa Saja Keuntungan Anda Bermain Bersama kami di :
    - Web : http://bit.ly/2c8G2QW
    -Minilam Deposit 20.000 Idr & Withdraw 50.000 Idr
    - FAIR PLAY
    - NO admin dan ROBOT
    - Proses Deposit dan Withdraw SUPER CEPAT (SAAT BANK STATUS ONLINE)
    - CS Yang Selalu Melayani Anda Dengan Ramah Dan Baik Selama 24jam
    - Support Bank :BCA - BRI - BNI & MANDIRI Untuk Memudahkan Anda Dalam Melakukan transaksi

    Yuk Buruan Gabung Di Web : Indomonopoly http://bit.ly/2c8G2QW TRIMA KASIH..

    ReplyDelete