Tuesday, September 20, 2016

Hindari Gaya Hidup Sedentari, Untuk Jantung Lebih Sehat


Saat ini, penyakit jantung tidak lagi menjadi ‘domain eksklusif’ bagi orang yang sudah dalam fase usia senja saja.  Semakin ke sini, malah semakin banyak usia muda dalam rentang masa produktifnya, yang harus mati muda akibat penyakit jantung dan turunannya.

Mungkin yang baru-baru ini kita dengar adalah berita kematian penyanyi muda Mike Mohede, yang harus meninggal akibat serangan jantung di usianya yang baru menginjak 32 tahun. Diagnosis dokter, Mike mengalami serangan jantung akibat obesitas yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.

Selain Mike, ada banyak pesohor lain yang juga didiagnosa meninggal akibat serangan jantung koroner. Dan jangan kaget, jika usia mereka ada yang baru pertengahan duapuluhan saja. Seperti Irena Justine (meninggal akibat sakit jantung di usia 23 tahun), Hendrik Ceper, Big Dikcy (32), Shasya Yunisha (25), Ade Namnung (34), Ricky Joe (46), Adjie Massaid (44), Deddy Dores (65) serta pelawak Jojon (66) [1].

Sedikit data di atas menunjukkan, sakit jantung kini menghantui siapa saja. Ia bisa menimpa semua orang. Apakah ia usia tua, ataukah masuk ke kelompok usia senja. Usia kematian akibat penyakit jantung inipun sudah semakin turun ke usia muda dalam rentang 20-40 tahun.

Menurut salah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Ismoyo Sunu [2], kematian mendadak yang terkait dengan jantung ada dua, yakni sindrom brugada (brugada syndrome) dan serangan jantung koroner.

Sindrom Brugada adalah ketidaknormalan sistem listrik jantung yang mengakibatkan gangguan irama jantung (aritmia), yang membahayakan jiwa. Penyakit ini biasanya karena genetik atau bawaan sejak lahir. Penyakit ini berbahaya, karena datangnya tiba-tiba, tidak ada gejala, dan tanpa sadar bisa meninggal begitu saja.

Yang kedua adalah serangan jantung koroner yang juga sangat berpotensi menyebabkan kematian mendadak pada usia muda. Serangan itu terjadi karena terjadi sumbatan pada pembuluh darah koroner. Dan kini, penyakit ini menyerang usia lebih muda karena gaya hidup.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko terkena penyakit jantung ini?

Peringatan Buat Kita yang Saat Ini Sedang Hidup Senang

Hipertensi, kolesterol tinggi, kegemukan, atau obesitas berisiko tinggi terjadinya serangan jantung. Ini dipicu oleh gaya hidup, seperti merokok, minuman alkohol, kelebihan gula dan garam, tidak berolahraga, stres, dan kurang istrahat. Pencegahannya dengan cara kenali dan kendalikan faktor risiko tersebut.

Sumber :
[1] www.tribunnews.com/seleb/2016/08/01/selain-mike-delapan-artis-ini-juga-meninggal-akibat-serangan-jantung
[2] http://www.beritasatu.com/kesehatan/377514-mike-mohede-meninggal-akibat-serangan-jantung-ini-penjelasan-dokter-spesialis.html
http://indonesiana.tempo.co/static/lomba_blog/

0 comments:

Post a Comment